HOLEP · Pemulihan
Fakta Fungsi Seksual Setelah Operasi HoLEP yang Wajib Pria Ketahui
Memahami bagian-bagian dari fungsi seksual
Fungsi seksual sebenarnya terdiri dari beberapa bagian yang berbeda. Hasrat atau libido berkaitan dengan ketertarikan seseorang pada seks. Fungsi ereksi berhubungan dengan ketegangan alat vital.
Sementara itu, ejakulasi adalah proses pelepasan air mani, dan orgasme merupakan sensasi puncaknya.
Prosedur enukleasi prostat dengan laser holmium (HoLEP) bisa memengaruhi masing-masing bagian ini dengan cara yang berbeda. Karena itu, mendapatkan informasi yang jujur sejak awal sangat penting agar pasien memiliki ekspektasi yang tepat.
Hasrat seksual (libido) setelah HoLEP
Pada umumnya, libido tidak mengalami perubahan setelah seseorang menjalani HoLEP. Operasi ini sama sekali tidak mengubah hormon atau sirkuit otak yang mengatur gairah seksual.
Beberapa pria mungkin merasakan sedikit penurunan gairah pada masa awal pemulihan. Rasa nyeri, kelelahan, dan adanya kateter biasanya menjadi alasan utama di balik kondisi ini.
Namun tak perlu khawatir, hasrat seksual biasanya akan kembali normal dalam waktu dua hingga empat minggu.
Kondisi ereksi setelah HoLEP
Kualitas fungsi ereksi sering kali tetap sama setelah prosedur HoLEP. Bahkan, beberapa pria melaporkan bahwa ereksi mereka justru membaik setelah gejala prostat dan gangguan tidur yang selama ini mengganggu akhirnya hilang.
Masalah ereksi yang baru muncul pasca-operasi memang bisa terjadi, tetapi kasusnya terbilang jarang. Jika pun terjadi, kondisi ini biasanya dapat diatasi dengan obat-obatan atau terapi dasar panggul singkat.
Perlu diingat bahwa faktor bawaan—seperti usia, riwayat diabetes, kesehatan jantung, dan obat-obatan yang sedang dikonsumsi—jauh lebih memengaruhi fungsi ereksi dibandingkan operasi itu sendiri.
Ejakulasi — perubahan yang paling sering terjadi
Ejakulasi retrograde adalah kondisi yang sangat umum terjadi setelah HoLEP. Alih-alih keluar melalui uretra, air mani justru bergerak mundur masuk ke dalam kandung kemih.
Sebuah studi pemantauan jangka panjang yang melibatkan lebih dari 500 pria menunjukkan bahwa sekitar 9 dari 10 pasien mengalami ejakulasi retrograde pasca-HoLEP. Yang menarik, kondisi ini secara mandiri tidak berkaitan dengan penurunan kepuasan kehidupan seksual secara keseluruhan. Kepuasan hanya menurun pada pria yang memang merasa terganggu dengan perubahan tersebut[¹].
Kondisi ini sama sekali tidak berbahaya. Air mani nantinya akan keluar bersama urine saat buang air kecil berikutnya, dan sensasi saat orgasme biasanya tetap sama.
Namun, bagi pasangan yang masih merencanakan kehamilan, ejakulasi retrograde tentu menjadi hal yang perlu dipertimbangkan. Menyimpan sperma di bank sperma sebelum operasi bisa menjadi opsi yang layak didiskusikan sejak awal.
Teknik HoLEP yang mempertahankan ejakulasi
Ada teknik modifikasi HoLEP yang dirancang khusus untuk mempertahankan leher kandung kemih dan struktur di sekitar verumontanum. Tujuannya adalah untuk menjaga agar ejakulasi tetap normal (keluar ke depan) bagi pria yang sangat peduli dengan hal ini.
Meski begitu, hasil dari teknik yang mempertahankan ejakulasi ini bisa bervariasi. Keberhasilannya sangat bergantung pada anatomi spesifik pasien dan keahlian dokter bedah.
Selain itu, tidak semua kandidat HoLEP otomatis cocok untuk menjalani modifikasi teknik ini.
Orgasme
Sensasi orgasme biasanya tidak berubah setelah HoLEP. Perasaan di titik puncak—baik intensitas maupun kenikmatannya—cenderung tetap sama seperti sebelum operasi.
Beberapa pria mungkin merasakan sedikit perbedaan sensasi pada masa awal pemulihan, tetapi hal ini biasanya akan membaik dengan sendirinya.
Jika orgasme terasa hambar atau bahkan hilang sama sekali setelah beberapa minggu, segera sampaikan hal ini kepada urolog Anda. Walaupun jarang terjadi, pemeriksaan lebih lanjut terkadang bisa menemukan penyebab yang sebenarnya bisa diatasi dengan pengobatan.
Kapan bisa kembali berhubungan seksual?
Banyak pria sudah bisa kembali berhubungan seksual sekitar dua minggu setelah HoLEP. Patokan utamanya adalah kenyamanan Anda sendiri.
Menunggu sampai aliran urine benar-benar lancar, tidak ada rasa perih, dan sudah seminggu lepas dari kateter adalah langkah yang masuk akal. Anda tidak perlu memaksakan diri jika masih merasa tidak nyaman di awal-awal.
Sebagian besar pria merasa jauh lebih percaya diri untuk kembali aktif secara seksual setelah kunjungan kontrol di minggu keenam.
Pentingnya berdiskusi dengan pasangan
Membicarakan kemungkinan perubahan dengan pasangan sebelum operasi sangatlah membantu. Ejakulasi retrograde, misalnya, akan jauh lebih mudah diterima jika sudah dipahami sebagai efek samping yang wajar, ketimbang menjadi kejutan yang tidak menyenangkan.
Pasangan Anda mungkin juga memiliki pertanyaan tersendiri. Oleh karena itu, mengajak pasangan saat konsultasi sebelum operasi atau saat kontrol rutin bisa sangat bermanfaat.
Membaca informasi tertulis bersama di rumah juga bisa menjadi cara yang baik untuk melanjutkan diskusi dengan lebih santai.
Kapan harus mencari bantuan medis lebih lanjut?
Penurunan libido yang berkepanjangan, masalah fungsi ereksi baru yang tak kunjung membaik, atau perubahan kualitas orgasme yang mengganggu adalah hal-hal yang patut dikonsultasikan. Pemeriksaan sejak dini membuka lebih banyak pilihan penanganan dibandingkan jika ditunda-tunda.
Klinik fungsi seksual dan fisioterapi dasar panggul sering kali lebih mudah diakses melalui rujukan dari urolog Anda.
Satu hal yang sangat penting: jangan pernah mengobati diri sendiri dengan produk dari sumber yang tidak jelas. Suplemen atau obat kuat yang dijual bebas secara online bisa memicu komplikasi jika berinteraksi dengan obat resep yang sedang Anda konsumsi.
Kesimpulan singkat
Secara garis besar, libido dan fungsi ereksi biasanya tetap sama setelah menjalani HoLEP. Ejakulasi retrograde memang umum terjadi, tetapi sangat bisa dikelola jika sudah didiskusikan sejak awal.
Jika Anda merasakan ada sesuatu yang tidak beres, jangan ragu untuk menyampaikannya kepada tim medis Anda. Komunikasi yang jujur dan terbuka akan selalu memberikan jalan keluar yang lebih jelas.