HOLEP · Pemulihan
24 Jam Pertama Pasca-Operasi HoLEP: Apa yang Akan Pasien Alami?
Di ruang pemulihan
Setelah operasi selesai, Anda akan terbangun di ruang pemulihan yang dipantau secara ketat. Alat pantau oksigen dan detak jantung akan tetap terpasang selama efek anestesi perlahan menghilang.
Rasa nyeri yang muncul biasanya tergolong ringan dan bisa diatasi dengan paracetamol, obat pereda nyeri kerja cepat jika diperlukan, atau terkadang obat antiperadangan. Dalam waktu sekitar satu jam, Anda umumnya sudah diperbolehkan untuk mulai minum air putih secara perlahan.
Selain itu, sebuah kateter khusus dengan tiga saluran akan dipasang untuk mengalirkan urin sekaligus mengalirkan cairan saline yang membilas kandung kemih secara lembut. Proses pembilasan ini penting untuk menjaga saluran tetap bersih saat ada gumpalan darah kecil yang keluar.
Pindah ke ruang rawat inap
Begitu pernapasan, denyut nadi, dan tekanan darah Anda sudah stabil, Anda akan dipindahkan ke ruang rawat inap atau ruang perawatan harian. Bagi pasien dengan kondisi fisik yang bugar dan operasi yang berjalan lancar, proses pemindahan ini bisa terjadi hanya dalam waktu satu jam setelah keluar dari ruang operasi.
Setibanya di ruang rawat, Anda bisa mulai duduk, minum air, dan mengonsumsi makanan ringan jika sudah diizinkan. Tim medis biasanya akan mendorong Anda untuk mulai berjalan kaki jarak dekat—misalnya sekadar ke kamar mandi dan kembali ke tempat tidur—guna menurunkan risiko penggumpalan darah.
Selama masa ini, kateter akan tetap terpasang dan proses pembilasan terus berjalan. Merasakan adanya kateter di saluran kemih adalah hal yang wajar. Namun, jika Anda merasakan nyeri yang tajam, hal ini tidak biasa terjadi dan harus segera dilaporkan kepada tim medis.
Malam hari setelah operasi
Menjelang malam, cairan pembilas yang keluar perlahan akan berubah warna dari merah muda menjadi bening. Perawat akan terus memantau kelancarannya dan mengganti kantong cairan jika diperlukan.
Pada fase ini, banyak pria sudah bisa makan malam dan minum seperti biasa. Anda juga umumnya bisa tidur dengan nyaman berkat bantuan obat pereda nyeri ringan.
Pastikan untuk segera memberi tahu tim medis jika Anda mengalami salah satu dari tiga hal berikut: darah merah pekat dalam jumlah banyak di kantong kateter, rasa nyeri di perut bagian bawah yang semakin parah, atau kesulitan saat ada sedikit urin yang merembes di sekitar kateter. Setiap kondisi tersebut memiliki langkah penanganan klinis standar yang bisa segera dilakukan jika dilaporkan lebih awal.
Pagi pertama pasca-operasi
Saat pemeriksaan rutin di pagi hari, tim medis akan mengecek warna cairan pembilas dan memastikan kenyamanan Anda. Jika urin sudah berwarna merah muda terang atau bening dan Anda sudah bisa berjalan, kateter sering kali bisa dilepas pada hari itu juga.
Bagi pasien yang menjalani program perawatan harian terstruktur, mereka mungkin sudah bisa pulang pada malam sebelumnya atau pagi ini. Namun, pasien dengan ukuran kelenjar prostat yang lebih besar atau mereka yang mengonsumsi obat pengencer darah biasanya perlu dirawat sedikit lebih lama.
Anda sudah bisa menikmati sarapan seperti biasa. Pemberian paracetamol akan dilanjutkan sesuai kebutuhan, dan Anda akan mulai didorong untuk berjalan kaki dalam jarak yang lebih jauh hari ini.
Pelepasan kateter
Proses pelepasan kateter berlangsung cepat. Perawat akan mengempiskan balon kecil yang menahan kateter di dalam kandung kemih, lalu menarik kateter keluar dalam satu gerakan yang mulus.
Banyak pria merasakan sensasi tarikan singkat saat hal ini dilakukan. Aliran urin biasanya akan kembali normal setelah kandung kemih terisi penuh, meskipun waktu pastinya bisa berbeda-beda pada tiap orang.
Saat pertama kali buang air kecil tanpa kateter, Anda mungkin akan merasakan sedikit perih. Sensasi ini biasanya akan berangsur menghilang pada beberapa kali buang air kecil berikutnya.
Kondisi aliran urin pertama Anda
Urin yang keluar pertama kali biasanya berwarna merah muda atau merah pucat. Warna seperti air cucian daging yang samar masih tergolong dalam batas normal.
Berbagai laporan medis menyebutkan adanya aliran urin yang lebih kuat setelah prosedur enukleasi prostat dengan laser holmium (HoLEP) pada pria yang sebelumnya mengalami sumbatan saluran kemih. Seberapa besar perubahannya akan sangat bergantung pada gejala awal dan proses pemulihan masing-masing individu.
Selain itu, pasien juga sering melaporkan rasa tuntas yang lebih baik setelah buang air kecil. Namun, apakah sensasi tuntas ini sepenuhnya kembali atau tidak, sangat dipengaruhi oleh fungsi kandung kemih sebelum operasi dilakukan.
Risiko yang mungkin terjadi dalam 24 jam pertama
Kondisi retensi urin yang tertunda—di mana kandung kemih sementara waktu tidak bisa dikosongkan setelah kateter dilepas—memang jarang terjadi, tetapi tetap ada kemungkinannya. Sebuah studi baru-baru ini mengamati penundaan ini pada kelompok pasien pasca-HoLEP[¹].
Selain itu, perdarahan hebat yang disertai gumpalan darah juga bisa terjadi pada hari pertama, meskipun operasi berjalan sangat lancar. Kondisi ini memerlukan pemeriksaan medis segera.
Jika Anda tiba-tiba mengalami demam di atas 38 derajat Celsius, atau urin tampak keruh dan berbau menyengat, hal tersebut bisa menjadi tanda adanya infeksi saluran kemih yang memerlukan pengobatan.
Panduan perawatan di rumah saat pulang
Sebelum pulang, Anda akan diberikan panduan tertulis yang mencakup aturan minum, obat pereda nyeri, batasan aktivitas, serta tanda-tanda bahaya yang perlu diwaspadai. Anda juga akan menerima nomor kontak yang bisa dihubungi di luar jam kerja jika ada pertanyaan mendesak.
Pastikan untuk minum cukup air putih agar warna urin tetap pucat. Hindari mengangkat beban berat dan mengemudi jarak jauh selama sekitar dua minggu.
Jadwal kontrol lanjutan juga akan diatur sebelum Anda meninggalkan rumah sakit.
Kesimpulan singkat
Secara umum, 24 jam pertama mengikuti alur pemulihan yang teratur: bangun, berjalan, makan, tidur, hingga akhirnya kateter dilepas. Perubahan pada aliran urin setelah pelepasan kateter umumnya langsung terlihat pada hari yang sama berdasarkan berbagai laporan medis. Bagi pasien dengan jalur perawatan standar, pulang ke rumah pada hari pertama pasca-operasi adalah hal yang lumrah terjadi.